Hakikat Fisika Dan Prosedur Ilmiah

1. Hakikat fisika dan prosedur ilmiah


ilmu yang mempelajari tentang gerak, hambatan, besaran, satuan, pengukuran dll, dan sgt erat hubungannya dgn kehidupan manusia. prosedur ilmiah adalah cara ilmiah dlm melakukan suatu kerja ilmiah.

2. hakikat fisika dan prosedur ilmiah?


Fisika memiliki hakikat yaitu
1-Fisika sebagai produk yaitu interaksi antara manusia dengan lingkungannya, sehingga menghasilkan penemuan-penemuan yang berharga.
 2-Fisika sebagai proses adalah bagaimana cara para ilmuwan tersebut bekerja dalam bidang keilmuannya. dalam kegiatan ini lebih ditekankan pada tahapan atau langkah -langkahnya dibandingkan dengan hasil.
3-Fisika sebagai sikap yaitu bagaimana sikap ilmuan tersebut terhadap penemuannya, misalnya mereka memiliki sikap ingin tahu, jadi mereka selalu ingin berinovasi memperbaiki penemuannya sehingga lebih baik.

prosedur ilmiah itu adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam proses keilmuan untuk memperoleh bukti.
ada beberapa prosedur yaitu
1. karakterisasi yaitu tahapan awal, dimana masih proses pengamatan
2. hipotesis, yaitu dugaan awal terhadap hasil pengamatan
3. prediksi, yaitu perkiraan bagaimana proses dapat berjalan
4. eksperimen yaitu tahapan penelitian, dimana penelitian telah dimulai.

3. apa hakikat fisika dan prosedur ilmiah itu?​


Jawaban:

Hakikat Fisika

Sains adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala alam melalui pengamatan, eksperimen, dan analisis. Fisika sebagai salah satu cabang dari sains merupakan ilmu pengetahuan yang memepelajari materi dan energy serta interaksi antara keduanya. Hakikat fisika adalah Fisika sebagai produk (a body knowledge), sikap (a way of thingking), dan proses (a way of investigating).

1) Fisika sebagai Produk

Produk yang dimaksud dalam fisika adalah kumpulan pengetahuan yang dapat berupa fakta, konsep, prinsip, hukum, rumus, teori dan model.

2) Fisika sebagai Proses

Semua jenis produk dihasilkan setelah kita mempelajari gejala alam yang melibatkan materi,energy dan interaksinya melalui serangkaian proses. Proses tersebut meliputi langkah-langkah pengamatan, perumusan masalah, penyusunan hipotesis melalui eksperimen, analisis data, dan penarikan kesimpulan.

3) Fisika sebagai Sikap

Setiap langkah dalam proses membutuhkan sikap ilmiah yang baik, antara lain rasa ingin tahu, rasa percaya, kreatif, teliti, objektif, jujur, terbuka, mau bekerja sama, dan mau mendengarkan pendapat orang lain.

Metode Ilmiah

Metode ilmiah adalah prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu. Jadi, ilmu adalah pengetahuan yang didapatkan lewat metode ilmiah.

Syarat-syarat yang harus dipenuhi suatu pengetahuan dapat disebut ilmu dan dikatakan ilmiah adalah sebagai berikut :

Objektik, artinya pengetahuan sesuai dengan objeknya atau didukung fakta empiris.

Metodik, artinya pengetahuan itu diperoleh dengan menggunakan cara-cara tertentu yang teratur dan terkontrol.

Sistematik, pengetahuan itu disusun dalam suatu sistem yang satu sama lain saling berkaitan dan saling menjelaskan sehingga seluruhnya merupakan satu kesatuan yang utuh.

Berlaku umum, artinya pengetahuan itu tidak hanya diamati oleh seseorang atau beberapa orang saja, tetapi semua orang dengan cara eksperimen yang sama akan memeproleh hasil yang sama pula.

Operasionalisasi Metode Ilmiah

Alur berfikir yang tercakup dalam metode ilmiah dapat dijabarkan dalam langkah-langkah yang mencerminkan tahap-tahap dalam kegiatan ilmiah yang disebut langkah-langkah operasional metode ilmiah, yaitu sebagai berikut :

1) Melakukan Pengamatan atau Observasi

Langkah awal yang harus dilalukan dalam sebuah penelitian adalah melakukan pengamatan atau observasi untuk menemukan masalah melalui pengamatan kuantitatif atau kualitatif.

Contoh: Air sebagai zat cair merupakan salah satu sumber pemanfaatan energi untuk pembangkit listrik yang karakteristknya perlu diketahui agar tepat guna.

2) Merumuskan Masalah

Masalah merupakan pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, atau bagaimana tentang objek yang diteliti yang jelas batas-batasnya serta dapat diidentifikasikan faktor-faktor yang terkait di dalamnya.

Contoh: Bagaimana hubungan antara suhu zat cair dengan lama pemanasan zat cair tersebut

3) Mengumpulkan Data atau Informasi

Informasi atau data dapat diperoleh dari literatur, buku atauinformasi yang ada di internet yang sesuai dan mendukung teori dalam penelitian.

Contoh: Zat cair dapat menyerap kalor secara spesifik bergantung dari jenis dan susunan partikelnya.

4) Membuat Hipotesis

Hipotesis merupakan jawaban sementara atau dugaan sementara tentang masalah yang diselidiki. Jika setelah diuji hipotesis tidakditerima, kita harus mengubah hipotesis tersebut sehingga dapat ditarik kesimpulan.

Contoh: Semakin lama dilakukan pemanasan, semakin tinggi kenaikan suhu dari zat cair

5) Melakukan percobaan atau Eksperimen

Percobaan atau eksperimen dilakukan untuk menguji kebenaran hipotesis. Percobaan biasanya dilakukan berulang kali sehingga dapat ditarik kesimpulan. Ada tiga jenis variabel yang perlu diperhatikan pada suatu percobaan yang meliputi:

Variabel bebas, yaitu variabel yang dapat diubah bebas

Variabel terikat, yaitu variabel yang diteliti dan perubahannya bergantung pada variabel bebas.

Variabel kontrol, yaitu variabel yang selama percobaan dipertahankan tetap.

6) Menganalisis Data

Analisis data merupakan pekerjaan yang cukup rumit. Data dapat disajikan di dalam tabel, matriks, atau grafik. Data yang diperoleh dapat dianalisis secara statistik dan nonstatistik. Tampilan data dapat berupa grafik batang, pie, histogram, gambar, maupun skema.

7) Menarik Kesimpulan

Kesimpulan merupakan penilaian apakah dalam sebuah hipotesis yang diajukan dapat diterima atau ditolak. Apabaila dalam proses pengujian terdapat fakta yang cukup mendukung hipotesis, maka hipotesis itu diterima. Sebaliknya, jika dalam proses pengujian tidak terdapat cukup fakta yang mendukung hipotesis, maka hipotesis itu ditolak. Hipotesis yang diterima kemudian dianggap menjadi bagian dari pengetahuan ilmiah sebab telah memenuhi syarat keilmuan, yakni mempunyai kerangka penjelasan yang konsisten dengan pengetahuan ilmiah sebelumnya dan telah teruji kebenarannya. Pengertian kebenaran disini harus ditafsirkan secara pragmatis. Artinya, bahwa sampai saat ini belum terdapat fakta yang menyatakan sebaliknya.


4. tujuan hakikat fisika dan prosedur ilmiah​


Penjelasan:

Tujuan dari mempelajari gejala tersebut untuk memperoleh produk fisika yang bersifat khas dan dapat menjelaskan gejala alam tersebut. Produk fisika terdiri dari konsep, hukum, dan teori. Beberapa sifat yang dipelajari dalam fisika merupakan sifat yang ada dalam semua sistem materi yang ada. Seperti hukum kekekalan energi. Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika. Contoh :konsep fisika, misalnya gaya, suhu, kecepatan, momentum, massa jenis, dan energi. Suatu hukum selalu melibatkan konsep-konsep yang saling berhubungan, contohnya hukum archimedes yang menyatakan perilaku benda jika berada dalam fluida selalu melibatkan konsep gaya , percepatan gravitasi, volume, dan massa jenis.


5. makalah tentang materi pokok fisika hakikat fisika dan prosedur ilmiah​


Jawaban:

https://mhidayat-blog.blogspot.com/2017/09/makalah-hakikat-fisika.html?m=1 Tuh gan tinggal di klik di google aja


6. Apa hakikat fisika dan prosedur ilmiah


Fisika memiliki hakikat yaitu
1-Fisika sebagai produk yaitu interaksi antara manusia dengan lingkungannya, sehingga menghasilkan penemuan-penemuan yang berharga.
 2-Fisika sebagai proses adalah bagaimana cara para ilmuwan tersebut bekerja dalam bidang keilmuannya. dalam kegiatan ini lebih ditekankan pada tahapan atau langkah -langkahnya dibandingkan dengan hasil.
3-Fisika sebagai sikap yaitu bagaimana sikap ilmuan tersebut terhadap penemuannya, misalnya mereka memiliki sikap ingin tahu, jadi mereka selalu ingin berinovasi memperbaiki penemuannya sehingga lebih baik.

prosedur ilmiah itu adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam proses keilmuan untuk memperoleh bukti.
ada beberapa prosedur yaitu
1. karakterisasi yaitu tahapan awal, dimana masih proses pengamatan
2. hipotesis, yaitu dugaan awal terhadap hasil pengamatan
3. prediksi, yaitu perkiraan bagaimana proses dapat berjalan
4. eksperimen yaitu tahapan penelitian, dimana penelitian telah dimulai.

7. jelaskan hakikat fisika dan prosedur ilmiah


Fisika adalah ilmu yang mempelajari tentang gelaja alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Prosedur ilmiah: Merumuskan masalah Hipotesis Tujuan penelitian Manfaat penelitian Tinjauan pustaka Metodelogi penelitian Analisis data Kesimpulan

8. Manfaat lain materi hakikat fisika dan prosedur ilmiah❓Bagian materi hakikat fisika dng prosedur ilmiah yg blm dipahami❔​


Jawaban:

kita tau pencarian aku dan kamu

Penjelasan:

nk b dk nk nyo nyo nyo h h

Nahayu aku Buah nk


9. jelaskan hakikat fisika dan prosedur ilmiah


Fisika memiliki hakikat yaitu
1-Fisika sebagai produk yaitu interaksi antara manusia dengan lingkungannya, sehingga menghasilkan penemuan-penemuan yang berharga.
 2-Fisika sebagai proses adalah bagaimana cara para ilmuwan tersebut bekerja dalam bidang keilmuannya. dalam kegiatan ini lebih ditekankan pada tahapan atau langkah -langkahnya dibandingkan dengan hasil.
3-Fisika sebagai sikap yaitu bagaimana sikap ilmuan tersebut terhadap penemuannya, misalnya mereka memiliki sikap ingin tahu, jadi mereka selalu ingin berinovasi memperbaiki penemuannya sehingga lebih baik.

prosedur ilmiah itu adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam proses keilmuan untuk memperoleh bukti.
ada beberapa prosedur yaitu
1. karakterisasi yaitu tahapan awal, dimana masih proses pengamatan
2. hipotesis, yaitu dugaan awal terhadap hasil pengamatan
3. prediksi, yaitu perkiraan bagaimana proses dapat berjalan
4. eksperimen yaitu tahapan penelitian, dimana penelitian telah dimulai.

10. Sebutkan Peranan Fisika dala a Sebutkan langkah-langkah atau prosedur ilmiah dalam hakikat fisika Jawab !​


Jawaban:

Berikut ini tujuh langkah metode ilmiah:

Melakukan Pengamatan atau ObservasiMerumuskan MasalahMengumpulkan Data atau InformasiMembuat HipotesisMelakukan Percobaan atau EksperimenMenganalisis DataMenarik Kesimpulan

Sumber : https://pendidikanpedia.com/hakikat-fisika/#Langkah-Langkah_Metode_Ilmiah


Video Terkait Hakikat Fisika Dan Prosedur Ilmiah